Selamat Datang di Viva Persik
Info Seputar Kediri dan sekitarnya, Persik Kediri dan Persikmania

Selain Danilo dan Fagundes, Persik Panggil Oliver Makor

Kediri, Kediri, Kediri, Berita Seputar Kediri dan sekitarnya

Amunisi asing Macan Putih di Piala Gubernur Jawa Timur (Jatim) 2013 tidak hanya dua orang. Selain gelandang Danilo Fernando asal Brasil dan pemain impor asal Uruguay Ronald Fagundes, Persik juga akan menambah satu asing lagi. Dia adalah Oliver Makor, top scorer Macan Putih di Divisi Utama (DU) PT Liga Indonesia (LI) 2013. Pemain asal Liberia yang sukses mengantarkan Persik menjadi juara ketiga DU PT LI dan meloloskan Persik ke Indonesia Super League (ISL) musim depan itu dianggap masih layak berkostum Persik. Meski usianya sudah 40 tahun tetapi Makor adalah pemain berkualitas. Dia bisa berposisi sebagai gelandang atau striker.

Selain itu, Makor bukan pemain baru bagi Persik. Dia sudah bergabung dengan Harianto dkk musim lalu. Sehingga, tidak perlu adaptasi dengan tim lagi. Tidak hanya itu, Makor adalah pemain asing yang tidak rewel. Dia tidak menuntut macam-macam kepada manajemen. Sehingga, saat Persik mengalami krisis keuangan, Makor juga memahami. "Kami akan menghubungi Makor agar mau bergabung dengan Persik," ujar Sekretaris Umum Persik Barnadi kemarin.

Komisaris PT Bola Mandiri yang menaungi Persik ini mengharapkan, Makor segera bergabung dengan Wahyudi dkk. Karena saat ini, pemain Persik sudah mulai berlatih di Lapangan Tugurejo.

Disinggung dua pemain asal Kamerun yang membela Persik musim lalu yaitu stopper M. Alhadji dan striker Georges Machia, Barnadi mengatakan, pihaknya kemungkinan besar tidak memanggilnya. Kontribusi mereka dianggap kurang besar terhadap tim, Bahkan, Machia justru kalah bersaing dengan pemain lokal seperti Dimas Galih Gumilang. "Kami hanya panggil Makor saja untuk pemain lama," ujarnya.

Lalu bagaimana dengan Danilo dan Fagundes?. Barnadi mengatakan, jika tidak ada masalah, dua pemain tersebut akan tiba di Kediri hari ini. Mereka akan segera bergabung dengan Persik. "Mudah mudahan segera datang dan bisa latihan bersama," ujarnya.

Dengan tambahan amunisi asing tersebut, sesepuh Macan Putih ini berharap, Persik bisa semakin kuat. Sehingga, Persik bisa berprestasi di Piala Gubernur Jawa Timur 2013. Apalagi, status Persik adalah tuan rumah di babak penyisihan. "Sebagai tuan rumah, kami tidak mau malu di kandang," tegasnya.

Persik di Piala Gubernur Jatim juga bukan tim sembarangan. Persik sering menjadi juara. Di Jawa Timur, Macan Putih merupakan kekuatan yang paling ditakuti. Karena Persik adalah tim tersukses dengan menjadi juara Ligina dua kali.
Baca Selengkapnya ...

Wajib Punya Dana Rp 15 Miliar dan Harus Main di Kediri

Kediri, Kediri, Kediri, Berita Seputar Kediri dan sekitarnya

Macan Putih ternyata masih mempunyai nilai jual yang tinggi. Setelah Sekretaris Umum Persik Barnadi mengumumkan Persik dijual pada investor yang mau mendanai Rp 15 miliar, Senin (28/10), kemarin, seorang pengusaha Kediri siap membelinya. Pengusaha tersebut bersedia mengeluarkan dana Rp 15 miliar untuk membiayai Persik tampil di Indonesia Super League (ISL) musim depan. "Dia mau mengelola Persik dan bersedia mengeluarkan Rp 15 miliar," ujar Barnadi, kemarin.

Hanya, pengurus gaek Macan Putih ini enggan mengungkapkan identitas pengusaha tersebut. Karena pembicaraan masih sebatas lisan. Belum ada pembicaraan resmi hingga penandatanganan memorandum of understanding (MoU) untuk mengelola Persik.

Selain itu, Barnadi mengatakan, pengusaha tersebut juga belum dipertemukan dengan seluruh pengurus Persik terrnasuk Ketua Umum Samsul Ashar. Karena itu, identitas pengusaha itu masih perlu dirahasiakan. "Nanti saja, jika sudah final, saya akan buka identitas pengusaha yang mengelola Persik tersebut," ujarnya.

Ditegaskan Barnadi, selain harus punya dana Rp 15 miliar untuk membiayai Persik di kompetisi kasta tertinggi Tanah Air, pembeli Persik tidak boleh memindah homebase Macan Putih. Persik harus tetap tampil di Stadion Brawijaya Kediri. Karena Macan Putih adalah ikon Kediri. "Tidak boleh Persik dipindah ke daerah di luar Kediri," ujarnya.

Syarat tersebut menjadi syarat yang harus dipenuhi. Karena Persikmania juga menginginkan Persik tampil di Kediri. Mereka ingin klub yang sukses menjadi juara Ligina 2003 dan 2006 serta wakil Indonesia di Liga Champion Asia (LCA) 2004 dan 2007 tersebut tetap berada di Kota Tahu. "Ini sesuai dengan keinginan Persikmania," ujar Barnadi.

Lebih jauh, ketua Pengcab PSSI Kota Kediri ini mengatakan, meski sudah ada yang mengajukan tawaran mengelola Persik, masyarakat umum juga punya kesempatan mengelola Persik. Karena keputusan menyerahkan Persik masih belum ada. Sehingga, tidak menutup kemungkinan jika ada yang memberikan tawaran yang menarik dan bisa diterima pengurus dan Persikmania, Persik akan diserahkan kepada pengusaha tersebut.

Barnadi mengatakan, keputusan menjual Persik ini karena kondisi keuangan klub sedang kritis. Padahal, kompetisi ISL musim depan akan dimulai Januari 2014. Rencananya awal bulan ini, sudah dilakukan manager meeting untuk membabas format kompetisi. Sedangkan, Persik belum punya uang Rp 5 miliar untuk jaminan di bank sebagai jaminan bisa tampil di ISL. "Keputusan ini semata-mata untuk menyelamatkan Persik agar bisa tampil di ISL dan tidak terdegradasi," ujarnya.
Baca Selengkapnya ...

Pilgub Jatim, Laga Persik vs Perseta digelar di Boyolali

Kediri, Kediri, Kediri, Berita Seputar Kediri dan sekitarnya
Laga Babak 12 besar Divisi Utama Liga Indonesia (LI) antara Perseta Tulungagung melawan Persik Kediri, Senin 19 Agustus mendatang akhirnya dipindah ke Stadion Pandanaran Boyolali setelah sebelumnya direncanakan digelar di Stadion Manahan. Kepastian tersebut diungkapkan allenatore Persik Kediri, Aris Budi Sulistyo, Sabtu (3/8).

Aris menjelaskan, dipilihnya markas Persebi Boyolali tersebut memang keinginan langsung tim Perseta Tulungagung selaku tuan rumah. Menurutnya, alasan finansial membuat laga derby Jatim tersebut batal digelar di Solo.

“Rencana semula memang digelar di Solo, namun sewa stadion di Sriwedari ternyata mahal sekitar Rp 125 juta,  lagi pula di sana tidak ada pagarnya jadi kemungkinan pengeluaran Perseta lebih besar. Namun, pindah ke Stadion Pandanaran juga atas rujukan langsung dari PSSI,” jelas dia.

Kata Aris, dipindahnya pertandingan dari Solo menuju Boyolali  memang sedikit merugikan skuadnya. Pasalnya, secara kualitas lapangan, rumput di Stadion Pandanaran masih kalah bagus dari Stadion Sriwedari.

“Permukaan tanah di sana (stadion Pandaran) tidak rata, ini menjadi kerugian bagi kita. Apalagi kita sudah pernah main di Sriwedari, jadi sudah tahu karakter lapangan dan rumputnya,” tambah mantan pemain Arseto Solo itu. 

Lanjut Aris, meskipun laga melawan Perseta dipindah ke Boyolali, namun dua laga lainnya yakni saat Persik Kediri menghadapi Persisko Tanjung Jabung Jambi (24/8) dan PSCS Cilacap lima hari kemudian dipastikan digelar di Kota Solo. 

“Laga melawan PSCS sebenarnya kami minta diundur Jumat, 30 Agustus, namun kelihatannya tetap tidak diizinkan pihak Polda Jawa Timur. Jadi kemungkinan besar pertandingan tetap di Solo,” tambahnya. 

Seperti diketahui, rencananya tiga laga tersisa pada babak 12 besar ini direncanakan akan dipindahkan ke Stadion Manahan Solo. Pasalnya, Persik tak memungkinkan menggelar pertandingan di kandang sendiri Stadion Brawijaya, karena tak mendapat izin dari otoritas keamanan setempat.

“Adanya pemilihan Gubernur kami harus mencari tempat lain sebagai alternatif. Tiga laga yakni melawan Perseta (Tulungagung), PSCS (Cilacap) hingga Persisko (Tanjung Jabung Barat) terpaksa dipindah di luar kandang,” ungkap dia sebelumnya.


(Ronald/koranjoglosemar)
Baca Selengkapnya ...

Libur Lebaran, Pemain Persik Wajib Jaga Stamina

Kediri, Kediri, Kediri, Berita Seputar Kediri dan sekitarnya
Persik Kediri masih harus berjibaku di lapangan sebelum mencicipi libur Hari Raya Idul Fitri. Pada Sabtu (3/8) malam, skuad Macan Putih masih melakoni pertandingan ujicoba kontra tim lokal asal Jombang sebagai rangkaian persiapan menghadapi putaran dua babak 12 besar Divisi Utama.

Pelatih Persik Kediri Aris Budi Sulistyo memang layak mengkhawatirkan kondisi fisik pasukannya sebelum bertarung lagi di partai penentuan. Libur sebulan penuh sepanjang bulan puasa, masih ditambah sulitnya mendapatkan lawan tanding. Sudah begitu pemain kembali harus libur lebaran.

Aspek stamina menjadi perhatian utama Persik Kediri yang tidak banyak melakukan tanding ujicoba selama jeda babak 12 besar. Aris pun mewanti-wanti agar selama libur lebaran sepekan ke depan skuadnya menjaga pola makan dan tetap melatih fisiknya agar tidak drop.

Maklum, sekembali dari liburan atau tepatnya 19 Agustus, Macan Putih langsung menghadapi pertandingan berat di kandang Perseta Tulungagung. Setelah itu, masih di bulan Agustus pula, Persik bergiliran menjamu Persisko Tanjabbar dan PSCS Cilacap. Pertarungan yang semuanya krusial bagi tim kesayangan Persikmania.

"Soal teknis saya tidak ada kekhawatiran. Karena selama latihan rutin mereka tetap bisa menjaga performanya. Yang menjadi pikiran adalah kondisi fisik pemain karena lama tidak bertanding. Makanya kami memaksakan ada ujicoba sebelum pemain pulang kampung merayakan lebaran," tutur Aris Budi Sulistyo.

Setelah menggelar ujicoba, pada Minggu (4/8) tim mendapatkan libur hingga sepekan ke depan. Sekembalinya tim dari libur nanti, staf pelatih juga dihadapkan pada pemulihan fisik pemain. Kendari khawatir drop, Aris percaya pasukannya cukup profesional dan dewasa menyikapi situasi yang ada.

"Saya percaya pemain memahami posisi Persik sekarang ini. Tim membutuhkan kondisi prima dari pemainnya untuk menyelesaikan tiga pertandingan. Maka dari itu saya meminta pemain disiplin, baik dari pola makan, istirahat, serta latihan, karena ini momentum penting bagi Persik Kediri," ulas sang pelatih.

Sekadar pengingat, Persik hingga kini masih menjadi pemuncak klasemen Grup A babak 12 besar Divisi Utama dengan koleksi enam angka. Posisi tim kebanggaan Kota Tahu masih belum aman karena PSCS menguntit di posisi kedua dengan tabungan enam angka pula dan hanya kalah defisit gol.

Perseta Tulungagung yang bercokol di posisi tiga juga masih menyimpan asa dengan perolehan empat angka. Pantas jika pertandingan antara Persik lawan Perseta pada 19 Agustus nanti bakal sengit karena menjadi penentu awal nasib keduanya dalam perburuan tiket promosi ke kompetisi unifikasi musim depan.

(kukuh/koransindo)
Baca Selengkapnya ...

Penyebab Pria Tidak Subur

Kediri, Kediri, Kediri, Berita Seputar Kediri dan sekitarnya


Kehamilan membutuhkan ovulasi dan pembuahan yang baik dan sehat. Untuk beberapa pasangan yang berusaha hamil, sesuatu yang tidak beres dalam kesehatan seksual mereka dapat mengakibatkan infertilitas.

Penyebab infertilitas dapat melibatkan satu atau kedua pasangan, baik pria maupun wanita. Pada sekitar sepertiga kasus, infertilitas penyebabnya melibatkan pria karena kebiasaan atau gaya hidup tidak sehat seperti merokok.

Penyebab infertilitas pada pria bisa berupa tidak maksimalnya jumlah sperma yang dikeluarkan. Beberapa hal dapat mempengaruhi jumlah sperma, kemampuan sperma untuk bergerak (motilitas), atau kemampuan untuk membuahi sel telur, demikian yang dilansir Mayoclinic.

Produksi sperma yang abnormal bisa terjadi akibat berbagai masalah, seperti testis yang tidak turun, cacat genetik, atau infeksi berulang. Masalah saat mengeluarkan sperma seperti ejakulasi dini atau hubungan seksual yang menyakitkan (dispareunia), masalah kesehatan, seperti ejakulasi retrograde, penyakit genetik tertentu, seperti cystic fibrosis, atau masalah struktural, seperti penyumbatan bagian dari testis yang berisi sperma (epididimis), juga mempengaruhi fertilitas pada pria.

Secara umum kesehatan dan gaya hidup, seperti gizi buruk, obesitas, dan penggunaan alkohol, tembakau, dan obat-obatan menjadi faktor terbanyak yang membuat pria menjadi tidak subur. Paparan faktor lingkungan tertentu, seperti pestisida dan bahan kimia lainnya. Selain itu, sering terpapar panas, seperti di sauna atau bak air panas, dapat meningkatkan suhu tubuh inti Anda. Hal ini dapat mengganggu produksi sperma dan menurunkan jumlah sperma Anda. Mencoba gaya hidup lebih sehat dan berkonsultasi dengan dokter akan membantu Anda mengatasi masalah infertilitas.
Baca Selengkapnya ...

Jadwal Babak 12 Besar Divisi Utama Liga Indonesia

persikmania dukung ISL

12 tim yg lolos ke babak 12 besar Divisi Utama Liga Indonesia
Grup 1 : PS Bangka, Persisko Tanjabbar
Grup 2 : PSCS Cilacap, Persikabo Bogor, PSIS Semarang
Grup 3 : Persebaya Surabaya, Perseba Super Bangkalan, Perseta Tulungagung
Grup 4 : Perserui Serui, PSBS Biak
Grup 5 : Persik Kediri, PS Mojokerto Putra

Pembagian Grup 12 Besar
Grup A : PSCS Cilacap, Persik Kediri, Persisko Tanjabar, Perseta Tulungagung
Grup B : Persebaya Surabaya, PS Bangka, PSBS Biak, PSIS Semarang
Grup C : Perserui Serui, Persikabo Kab Bogor, Perseba Super Bangkalan, PS Mojokerto Putra

Jadwal Pertandingan
Putaran 1
Match Day 1, Jumat (28/6)
Grup A : PSCS vs Persisko, Persik vs Perseta
Grup B : Persebaya vs PSBS, PS Bangka vs PSIS
Grup C : Perseru vs Perseba Super, Persikabo vs PSMP

Match Day 2, Rabu (3/7)
Grup A : Persisko vs Persik, Perseta vs PSCS
Grup B : PSBS vs PS Bangka, PSIS vs Persebaya
Grup C : Perseba Super vs Persikabo, PSMP vs Perseru

Match Day 3, Senin (8/7)
Grup A : Persisko vs Perseta, PSCS vs Persik
Grup B : PSBS vs PSIS, Persebaya vs PS. Bangka
Grup C : Perseba Super vs PSMP, Perseru vs Persikabo

Putaran 2
March Day 4, Senin (19/8)
Grup A : Persisko vs PSCS, Perseta vs Persik
Grup B : PSBS vs Persebaya, PSIS vs PS. Bangka
Grup C : Perseba Super vs Perseru, PSMP vs Persikabo

March Day 5, Sabtu (24/8)
Grup A : Persik vs Persisko, PSCS vs Perseta
Grup B : PS. Bangka vs PSBS Biak, Persebaya vs PSIS
Grup C : Persikabo vs Perseba Super, Perseru vs PSMP

March Day 6, Kamis (29/8)
Grup A : Perseta vs Persisko, Persik vs PSCS
Grup B : PSIS vs PSBS, PS. Bangka vs Persebaya
Grup C : PSMP vs Perseba Super, Persikabo vs Perseru

Catatan :
- Masing-masing juara grup (A, B, C) dan 1 runner up terbaik akan melaju ke babak semifinal yg rencananya akan digelar pada tanggal 6 September 2013, sedangkan finalnya pada tanggal 10 september 2013.
- Peringkat 1, 2 dan 3 akan mendapatkan tiket langsung untuk promosi ke ISL, sedangkan peringkat 4 harus mengikuti babak play off melawan peringkat 15 ISL pada tanggal 17 September 2013.
Baca Selengkapnya ...

Derby Tetangga : Antara Gengsi dan Ambisi

Kediri, Kediri, Kediri, Berita Seputar Kediri dan sekitarnya
Persik Kediri dan Perseta Tulungagung bakal membuka babak 12 besar Divisi Utama Grup A pada Jumat (28/6) malam. Persik bakal berstatus tuan rumah kala keduanya berseteru di Stadion Brawijaya, Kediri. Bagi Persik, ini pertandingan yang wajib dimenangkan.

Membabat habis poin di kandang menjadi target awal tim berjuluk Macan Putih di babak 12 besar. Itu menjadi syarat minimal untuk bisa lolos, walau tetap harus didukung perolehan angka di kandang lawan. Menghadapi Perseta menjadi laga paling seru di grup ini.

Pertandingan bertajuk bisa disebut sebagai derby jika melihat sisi geografis yang berdekatan atau bertetangga. Layak jika Persik mengemban ambisi sekaligus gengsi di pertandingan nanti. Gengsi sebagai tim yang lebih berpengalaman dan memiliki prestasi lebih tinggi di masa lalu.

Dari sisi ambisi, tentu saja Persik harus menang untuk menggenggam modal awal menuju babak semifinal. “Pertandingan awal ini sangat penting. Kami membutuhkan pondasi yang kuat sebagai bekal pertandingan berikutnya. Perseta saya prediksi akan bermain sekuat tenaga untuk mendapatkan angka,” cetus Pelatih Persik Aris Budi Sulistyo, Kamis (27/6).

Dia membenarkan laga bakal diliputi gengsi dan ambisi kedua tim yang saling sikut demi memperbesar peluang lolos ke fase berikutnya. Untuk itu Aris tidak ragu untuk menurunkan komposisi terbaiknya, yakni perpaduan pemain muda dan pemain senior yang terbukti solid.

Aris menagih komitmen pasukannya yang tak terkalahkan di fase grup dan hanya kebobolan empat gol selama 12 pertandingan. Walau pada ujicoba beberapa waktu lalu hanya memperoleh hasil imbang 1-1 lawan Deltras Sidoarjo, dia percaya timnya bakal bermain dengan potensi terbaik.

“Ujicoba lawan Deltras tak menentukan. Lagipula motivasi pemain tentu sangat berbeda di kompetisi sebenarnya. Kami tidak boleh meremehkan Perseta karena nyatanya mereka bisa masuk babak 12 besar,” urai Aris Budi. Pemain senior sarat pengalaman seperti kiper Wahyudi, Oliver Makor, Khusnul Yuli, hampir dipastikan tetap mendapat tempat di tim inti.

Mereka bakal berkolaborasi dengan pemain yang lebih muda seperti Tamsil Sijaya, Qischil Gandruminny, serta Faris Aditama. Perpaduan itu membuat Macan Putih sangat konsisten sepanjang fase grup silam. Performa dan produktifitas Persik di laga kandang juga sangat mengagumkan.

Catatan impresif Persik ternyata tidak membuat Perseta Tulungagung silau. Setelah memastikan lolos ke babak 12 besar secara kontroversial, tim asuhan Kurnia Padmedi berhasrat mencapai prestasi lebih tinggi. Sang pelatih pun meminta pemainnya tidak grogi bertarung di kandang Macan Putih.

“Jelas orang lebih memprediksi Persik akan unggul. Tapi kami tidak akan menyerah dan berjuang hingga pertandingan benar-benar berakhir. Perseta akan membuktikan tidak bisa diremehkan,” koar Kurnia Padmedi. Dia mengakui semua pemain Persik memiliki kemampuan untuk menggoyang kekuatan miliknya.

Dia pun sudah menyiapkan strategi khusus untuk meredam keberingasan Oliver Makor dkk, sekaligus tekanan dari ribuan Persikmania. “Apa pun tekanan yang akan diberikan Persik, kami sudah siap seratus persen. Target kami adalah mendapatkan poin di Brawijaya, berapa pun itu,” cetus Kurnia.
Baca Selengkapnya ...