PERSIKMANIA

[Video] Laga Kandang Persik Kediri Ricuh Lagi

Diposkan oleh admin : 28 January 2012

Persikmania
.VIVA-PERSIK,-  Wasit nyaris dikeroyok official Persik Kediri saat pertandingan Divisi Utama Liga Prima Indonesia antara Persik Kediri menjamu PSCS Cilacap di Stadion Brawijaya Kediri, Jawa Timur, Jumat (27/1).

Wasit Umbul Wandono dinilai berlaku tak adil oleh pihak Persik. Dia sempat didorong dan diburu sejumlah official dan pemain Persik Kediri ketika akan masuk ruang ganti, usai pertandingan. Untungnya Umbul lolos dari maut setelah diamankan sejumlah polisi. Sementara pertandingan antara Persik dan PSCS berakhir imbang. Kedua tim berbagi skor 1-1.


Read More[Video] Laga Kandang Persik Kediri Ricuh Lagi

Jamu PSCS Cilacap, Persik Kediri Dipaksa Imbang

Diposkan oleh admin

Persikmania
.VIVA-PERSIK,-  Tuan rumah Persik Kediri ditahan imbang oleh tim tamu, PSCS Cilacap 1-1 dalam ajang pertandingan Divisi Utama di Stadion Brawijaya, Kediri, Jumat (27/1) petang. Satu gol oleh tim tamu PSCS Cilacap disumbang oleh Nanang di menit ke- 41, sementara satu-satunya gol Persik ditorehkan oleh Komang Mariawan di menit ke-48.

Sejak peluit babak pertama dibunyikan oleh wasit, tim tamu bermain menyerang. Mereka memanfaatkan lemahnya lini pertahanan Persik. Bathum yang merupakan pemain depan PSCS Cilacap memanfaatkan bola dan melemparnya ke arah Nanang.

Bola berhasil merobek gawang Persik yang saat itu dijaga oleh Wawan Hariono di menit ke-41 lewat tendangan cepat, skor menjadi 0-1. Skor itu bertahan hingga babak pertama selesai, turun minum.

Memasuki babak kedua, tempo permainan keduanya meningkat. Persik berhasil mengejar kekalahan di babak pertama. Komang memanfaatkan kemelut di depan gawang PSCS yang dijaga oleh Handoyo. Lewat sundulan kepala, ia berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Persik sebenarnya mempunyai kesempatan untuk menambah pundi-pundi gol untuk menambah poin. Terlebih lagi, dalam pertandingan di kandang sendiri melawan PSS Sleman, Persik juga ditahan imbang tim tamu, 2-2. Namun, beberapa kali kesempatan untuk menambah pundi gol, gagal dimanfaatkan.

Pertandingan di antara keduanya justru mengarah ke kasar. Beberapa kali terlihat di antara dua kesebelasan terlibat adu fisik, yang berujung pada sikap wasit yang menghentikan sementara pertandingan.

Namun, sejumlah pemain justru menyalahkan wasit yang dinilai tidak adil. Berkali-kali para pemain protes atas kepemimpinan wasit Umbul Wandono tersebut, dan tetap diabaikan oleh wasit. Hingga babak pertama berakhir, skor di antara keduanya masih sama, 1-1.

Kerasnya pertandingan dilihat dari banyaknya kartu kuning yang dikeluarkan oleh wasit, yaitu delapan kartu, tiga untuk pemain Persik, sisanya pemain PSCS. Tiga untuk pemain Persik itu diberikan kepada Jefri Dwi Hadi di menit ke-24, Tamsil di menit ke-52, dan Elvis Coric menit ke-61. Sedangkan, untuk pemain PSCS adalah Bathum di menit ke-46 dan 52, Lee menit ke-54, Nanang menit ke-61, M Isa menit ke-75.

Sementara itu, Pelatih PSCS Cilacap, Jesie Mustamu mengaku cukup puas berhasil membawa poin dari pertandingan ini. Ia memang meminta anak-anak asuhnya memanfaatkan lini pertahanan Persik yang lemah, hingga berhasil mencuri poin. "Kami merasa bersyukur bisa mendapatkan poin. Anak-anak bisa menerapkan konsep dengan benar," kata Jesie.

Pelatih Persik Kediri, Joko Malis mengaku kecewa dengan hasil pertandingan tersebut. Ia mengakui, lini pertahanan anak asuhnya masih lemah, namun ia menyalahkan wasit, yang dinilai tidak tegas dan memihak, hingga. "Kami kecewa dengan hasil ini," kata Joko.
(antara)
Read MoreJamu PSCS Cilacap, Persik Kediri Dipaksa Imbang

Persik Kediri Siap Kalahkan PSCS Cilacap Sore Ini

Diposkan oleh admin : 27 January 2012

Persikmania
.VIVA-PERSIK,-  Kesebelasan Persik Kediri siap melibas tim tamu, PSCS Cilacap dalam pertandingan sepak bola Divisi Utama 2011-2012 di Stadion Brawijaya, Kediri, Jawa Timur, Jumat petang.

Pelatih Persik Kediri, Joko Malis, Jumat pagi, mengemukakan latihan intensif sudah dilakukan, termasuk melakukan evaluasi untuk mengetahui kelemahan tim dalam melawan tim tamu.

"Lini belakang kami memang sedikit lemah. Namun, kami selalu melakukan evaluasi setelah pertandingan. Saat ini, anak-anak sudah lebih siap dan semakin percaya diri," ujar Joko.

Ia mengakui sampai saat ini Persik memang masih belum memberikan penampilan yang maksimal. Dalam pertandingan kali ini berencana mengubah strategi.

Pemain asing Persik, juga bisa diturunkan, yaitu Elvis Coric, Oliver Makor, dan "winger" Faris Aditama. Mereka diharapkan mampu memberikan kontribusi yang terbaik, dan pertandingan di kandang sendiri ini memberikan poin yang lebih baik daripada pertandingan sebelumnya melawan PSS Sleman, di mana Persik hanya mampu menyumbang satu poin saja.

Ia juga berharap dukungan dari Persikmania (suporter pendukung Persik Kediri, red). Dengan dukungan ini tentunya bisa meningkatkan kepercayaan diri anak-anak Persik, hingga ketika bermain di lapangan bisa maksimal.

Sementara itu, pelatih PSCS Cilacap, Jessy Mustamu mengatakan akan memanfaatkan kelemahan Persik tersebut untuk mencuri poin di kandang Persik. Ia akan memanfaatkan jatuhnya mental para pemain Persik demi menambah poin untuk PSCS.

"Kondisi mental para pemain Persik saat kurang bagus karena dari sekian pertandingan, mereka belum menang. Kami juga melihat lini tengah dan belakang mereka lemah, jadi kami akan memanfaatkan," ucapnya.

Walaupun akan memanfaatkan keroposnya lini pertahanan Persik, Jessy mengatakan tetap meminta anak-anak asuhnya untuk waspada. Terlebih lagi, Persik juga mempunyai para pemain yang cukup bagus, seperti Fatchul Ichya yang dulu pernah bergabung dengan timnya.

Selain itu, selama ini dukungan para suporter juga sangat maksimal di stadion. Tentunya, ini juga memberikan kontribusi tersendiri, di mana tingkat kepercayaan para pemain Persik akan lebih maksimal.

"Kami tetap meminta anak-anak waspada. Dukungan para suporter tentunya sangat besar pada pertandingan ini, jadi kami minta anak-anak bermain tanpa beban nantinya," kata Jessy.
(antara)
Read MorePersik Kediri Siap Kalahkan PSCS Cilacap Sore Ini

Jelang Jamu PSCS, Persik Kediri Masih Dalam Masalah

Diposkan oleh admin : 26 January 2012

.
Persikmania
VIVA-PERSIK,-  Menghadapi laga kandang kedua, menjamu PSCS Cilacap di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Jum'at (27/1) mendatang, Persik Kediri dilanda persoalan. Skuad besutan pelatih Djoko Malis Mustofa itu dalam kondisi mental yang kurang bagus dan masalah lini belakang yang masih menghantui.

Pertandingan tersebut merupakan taruhan bagi sang pelatih, mengingat sebelumnya anak asuhnya harus puas ditahan imbang PSS Sleman 2-2. Apalagi, dari empat laga yang sudah dijalani, skuad berjuluk Macan Putih itu belum pernah menang. Bahkan, dua laga tandang berakhir dengan kekalahan.

"Kami melihat lini belakang yang masih bermasalah. Tetapi kelemahan itu akan segera kami perbaiki," ujar Djoko Malis Mustofa, Rabu (25/1). Masih kata Djoko, manajemen Persik juga ikut memberikan masukan sekaligus kritik atas kelemahan Persik Kediri.

Djoko Malis menyatakan, meskipun ada beberapa persoalan yang menghinggapi, tetapi dia melihat perkembangan yang baik pada timnya. Utamanya adalah kerjasama dan koordinasi antarpemain. Itu semua tidak luput dari hasil pembinaan yang sudah diberikan selama ini, termasuk hasil latihan kedisiplinan oleh Brigade Infanteri (Brigif) 16 Wirayhuda Kediri, beberapa waktu sebelumnya.

Terpisah, asisten manajer Persik Wisnu Arya mengatakan, kelemahan lini belakang Persik Kediri pula yang menyebabkan tim terpuruk. Manajemen mendesak supaya pelatih Djoko Malis Mustofa bisa segera mengatasinya.

"Dalam setiap pertandingan, targetnya adalah menang dan meraih poin. Oleh sebab itu, kami sangat berharap kepada pelatih agar dapat membawa timnya ini ke jalur positif. Di awal-awal laga, tim mengalami kekalahan. Sudah saat ini, tim bisa meraih kemenangan. Apalagi, laga melawan PSCS Cilacap adalah laga kandang kedua, tentunya harus menang," pintanya.

Masih kata Arya Wisnu, semestinya manajemen sudah melakukan evaluasi terhadap kinerja pelatih karena hasil pertandingan yang kurang memuaskan. Tetapi, katanya, itu menjadi tanggung jawab dari manajer Persik Kediri Sunardi. Dia hanya berharap pelatih bisa menunjukkan performanya, supaya Persik Kediri bisa bangkit dan meraih kemenangan.
(goal.com)
Read MoreJelang Jamu PSCS, Persik Kediri Masih Dalam Masalah

Lawan PSIR Rembang, Persik Kediri Wajib Curi Poin

Diposkan oleh admin : 20 January 2012

Persikmania
.VIVA-PERSIK,-  Persik Kediri menghadapi situasi berbahaya pada pertandingan kontra PSIR Rembang, Jumat (20/1) hari ini. Bertandang ke Stadion Krida, Rembang, Persik harus menghadapi pilihan sulit karena memetik angka menjadi pilihan satu-satunya.

Tim asuhan Djoko Malis sama sekali tidak bisa leluasa karena hasil buruk bakal membuat mereka semakin terpuruk. Apalagi untuk laga tandang, catatan tim berjuluk Macan Putih sangat buruk dengan dua kali kalah di kandang PSIS Semarang dan Persis Solo.

Malah, terakhir Faris Aditama dkk ditahan imbang PSS Sleman di Kediri dengan skor 2-2. Pelatih Djoko Malis mengakui kondisi mental timnya tidak begitu bagus jelang laga kontra PSIR. Namun ia optimistis timnya mempunyai potensi untuk membawa pulang angka.

“Saya katakan ke pemain bahwa ini pertandingan penting karena hasil sebelumnya kurang memuaskan. Dengan situasi yang ada, saya berharap pemain mempunyai motivasi lebih dalam permainan nanti,” kata Djoko Malis dihubungi wartawan, Kamis (19/1/2012).

Posisi juru kunci membuat mantan pelatih Persmin Minahasa tersebut memutar otak lebih keras. Paling memusingkan adalah pertahanan. Ketika posisi ini dalam kondisi masih rapuh, harus kehilangan bek asing Anderson Da Silva karena akumulasi kartu kuning.

Total Macan Putih telah kebobolan tujuh gol di tiga pertandingan dan itu sudah tergolong parah. Dengan hanya bisa memainkan bek lokal seperti Anshori dan Fathkul, misi yang sulit bagi Djoko Malis untuk berharap poin di Stadion Krida nanti.

Jika kembali menelan kekalahan, maka hantaman sesungguhnya bakal menerpa kepercayaan diri pemain. Dengan semakin tertinggal di dasar klasemen, impian untuk promosi ke Indonesian Premier League (IPL) musim depan bisa berakhir lebih awal.

“Saya tak mau berandai-andai. Yang penting pemain tampil maksimal,” cetus Djoko Malis. PSIR Rembang sendiri kini menempati urutan ketujuh hasil sekali menang dan dua kali kalah. Di laga sebelumnya, PSIR dibantai PSIS Semarang dengan skor 3-0 di Stadion Jati Diri, Semarang.

Walau sama-sama belum mencatat hasil memuaskan, namun paling tidak PSIR masih unggul karena pernah merasakan kemenangan di Stadion Krida. Itu sekaligus menjadi peringatan bagi Persik, karena bisa pulang dengan tangan hampa jika tak ada kemajuan berarti.
Read MoreLawan PSIR Rembang, Persik Kediri Wajib Curi Poin

Djoko : Perkembangan Persik Kediri Semakin Meningkat

Diposkan oleh admin : 16 January 2012

PERSIKMANIA
.VIVA-PERSIK,-  Pelatih Persik Kediri Djoko Malis dihadapkan pada pekerjaan serius setelah timnya hanya bermain imbang menjamu PSS Sleman. Pertandingan yang seharusnya bisa dimenangkan itu menunjukkan betapa belum sempurnanya tim Macan Putih hingga pertandingan ketiga.

Djoko mengakui masih adanya beberapa kelemahan walau secara organisasi tim sudah mengalami perkembangan berarti. Ia menunjuk jumlah gol yang tercipta, di mana tim ungu mengalami peningkatan dibanding pertandingan pertama dan kedua. Dua gol ke gawang PSS Slemen dianggap sebagai keberhasilan dari sisi produktifitas.

Hanya saja itu belum diimbangi konsentrasi lini belakang yang dibayar dengan hilangnya dua angka di kandang. “Dari kualitas pertandingan secara umum ada peningkatan. Sayangnya konsentrasi masih belum sempurna. Ini persoalan yang saya hadapi,” ujarnya kemarin.

Ia menyadari tim harus secepatnya memperbaiki hasil pertandingan. Jika terlambat, maka bakal berpengaruh pada mental bertanding timnya. Ia berharap pertandingan tandang ke markas PSIR Rembang pekan depan bisa dimanfaatkan untuk membayar kegagalan di kandang akhir pekan lalu.

Djoko mengingatkan anak asuhnya agar belajar dari pengalaman. “Itu menjadi pelajaran bagus bagi pemain tentang pentingnya konsentrasi. Saya banyak memiliki pemain muda dan mereka memang masih minim pengalaman dan masih harus banyak belajar,” ucap mantan pelatih Persmin Minahasa ini.

Dari komposisi pemain, ia belum mempunyai rencana melakukan perombakan besar jika melihat evaluasi laga sebelumnya. Djoko pilih memberikan kesempatan dan jam terbang lebih tinggi agar pemainnya agar bisa mengatasi tekanan di pertandingan berikutnya. Tugasnya kini adalah menjaga bagaimana kepercayaan diri pemain masih terjaga. (okezone)
Read MoreDjoko : Perkembangan Persik Kediri Semakin Meningkat

Ricuh Supporter, Persikmania dan Slemania Perang Batu

Diposkan oleh admin : 14 January 2012

Persikmania vs Slemania
.VIVA-PERSIK,-  Pertandingan kesebelasan Persik Kediri melawan PSS Sleman diwarnai tawuran dan lempar batu antar penonton. Aksi tawuran dipicu saling ejek ketika PSS Sleman berhasil menyamakan kedudukan 2-2 dalam laga Divisi Utama Liga Indonesia.

Tawuran terjadi pada penonton tribun sektor barat-utara, perang batu antara Persikmania dan Slemania terjadi karena mereka saling ejek. Sementara Persikmania yang tidak puas dengan hasil imbang terlibat lempar batu.

Polisi dan korlap suporter harus turun diantara kedua kubu penonton untuk memisahkan mereka. Bahkan akibat perang batu, sejumlah penonton mengalami luka. Untuk menghindari keributan lebih, polisi akhirnya menjauhkan antara Slemania dengan Persik mania. Polisi pun menurunkan K9 untuk menghalau Persik mania keluar dari stadion.

Kapolresta Kediri, AKBP RAtno Kuncoro turun langsung memimpin pengamanan, mengaku terjadi kekurangan dalam hal koordinasi pengamanan antara panpel dengan kepolisian, sehingga terjadi keributan tersebut. Bahkan pihak kepolisian juga menemukan botol-botol minuman keras di tribun stadion.

"Seharusnya panpel telith saat penonton masuk, sehingga minuman keras bisa disita saat dipintu masuk," ungkap Ratno Kuncoro kepada detiksurabaya.com, Jumat (13/1/2012).

Meskipun tak mengganggu jalannya pertandingan, namun pihak polisi akan mengevaluasi dan berencana mencabut izin pertandingan akibat keributan ini. Sementara itu, pertandingan sendiri berakhir dengan skor imbang 2-2. Dengan demikian Persik Kediri belum bisa memetik kemenangan di laga awal di kandang dalam Divisi Utama Liga Indonesia.
(detik.com)
Read MoreRicuh Supporter, Persikmania dan Slemania Perang Batu
.