Selamat Datang di Viva Persik
Info Seputar Kediri dan sekitarnya, Persik Kediri dan Persikmania

Hasil Perhitungan Suara Pilpres 2014 di Kota Kediri

Kediri, Kediri, Kediri, Berita Seputar Kediri dan sekitarnya

Sebuah gerakan partisipasi netizen independen yang berpihak pada kebenaran data. Mengawal suara rakyat dan mendukung penuh demokrasi Indonesia tercinta. Data di situs ini berasal dari scan form C1 yang dipublish oleh KPU dan didigitisasi dengan bantuan relawan netizen yang independen. Website www.kawalpemilu.org ini adalah bukan website resmi KPU dan angka bukan merupakan perhitungan resmi dari KPU.



Baca Selengkapnya ...

Hasil Perhitungan Suara Pilpres 2014 di Kabupaten Kediri

Kediri, Kediri, Kediri, Berita Seputar Kediri dan sekitarnya

Sebuah gerakan partisipasi netizen independen yang berpihak pada kebenaran data. Mengawal suara rakyat dan mendukung penuh demokrasi Indonesia tercinta. Data di situs ini berasal dari scan form C1 yang dipublish oleh KPU dan didigitisasi dengan bantuan relawan netizen yang independen. Website www.kawalpemilu.org ini adalah bukan website resmi KPU dan angka bukan merupakan perhitungan resmi dari KPU.



Baca Selengkapnya ...

Hasil Perhitungan Suara Pilpres 2014 di Jawa Timur

Kediri, Kediri, Kediri, Berita Seputar Kediri dan sekitarnya

Sebuah gerakan partisipasi netizen independen yang berpihak pada kebenaran data. Mengawal suara rakyat dan mendukung penuh demokrasi Indonesia tercinta. Data di situs ini berasal dari scan form C1 yang dipublish oleh KPU dan didigitisasi dengan bantuan relawan netizen yang independen. Website www.kawalpemilu.org ini adalah bukan website resmi KPU dan angka bukan merupakan perhitungan resmi dari KPU.



Baca Selengkapnya ...

Hasil Perhitungan Suara Pilpres 2014 - www.kawalpemilu.org

Kediri, Kediri, Kediri, Berita Seputar Kediri dan sekitarnya

Sebuah gerakan partisipasi netizen independen yang berpihak pada kebenaran data. Mengawal suara rakyat dan mendukung penuh demokrasi Indonesia tercinta. Data di situs ini berasal dari scan form C1 yang dipublish oleh KPU dan didigitisasi dengan bantuan relawan netizen yang independen. Website www.kawalpemilu.org ini adalah bukan website resmi KPU dan angka bukan merupakan perhitungan resmi dari KPU.



Baca Selengkapnya ...

Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1435 H Kota Kediri 2014

Kediri, Kediri, Kediri, Berita Seputar Kediri dan sekitarnya

Jadwal Imsakiyah Ramadhan
Kediri - Jawa Timur
Tahun : 1435 H - 2014 M
Koordinat: (-7.82 LS, 112.01 BT)
Ketinggian: 93 meter DPL
Zona Waktu: WIB (UTC+7)
Arah Kiblat: -66° dari Utara


Tgl. Masehi Imsak Subuh Terbit Dhuha Zhuhr 'Ashr Maghrib 'Isya'
1 29 Juni 04.13 04.23 05.43 06.08 11.37 14.57 17.28 18.42
2 30 Juni 04.13 04.23 05.43 06.08 11.37 14.58 17.29 18.42
3 1 Juli 04.13 04.23 05.44 06.09 11.37 14.58 17.29 18.42
4 2 Juli 04.14 04.24 05.44 06.09 11.37 14.58 17.29 18.43
5 3 Juli 04.14 04.24 05.44 06.09 11.38 14.58 17.29 18.43
6 4 Juli 04.14 04.24 05.44 06.09 11.38 14.59 17.30 18.43
7 5 Juli 04.14 04.24 05.44 06.09 11.38 14.59 17.30 18.43
8 6 Juli 04.14 04.24 05.44 06.09 11.38 14.59 17.30 18.43
9 7 Juli 04.14 04.24 05.44 06.09 11.38 14.59 17.30 18.44
10 8 Juli 04.15 04.25 05.44 06.09 11.38 14.59 17.31 18.44
11 9 Juli 04.14 04.24 05.44 06.09 11.39 15.00 17.31 18.44
12 10 Juli 04.15 04.25 05.45 06.09 11.39 15.00 17.31 18.44
13 11 Juli 04.15 04.25 05.45 06.09 11.39 15.00 17.31 18.44
14 12 Juli 04.15 04.25 05.45 06.09 11.39 15.00 17.31 18.44
15 13 Juli 04.15 04.25 05.45 06.09 11.39 15.00 17.32 18.44
16 14 Juli 04.15 04.25 05.45 06.09 11.39 15.00 17.32 18.45
17 15 Juli 04.15 04.25 05.45 06.09 11.39 15.00 17.32 18.45
18 16 Juli 04.16 04.26 05.45 06.09 11.39 15.01 17.32 18.45
19 17 Juli 04.16 04.26 05.45 06.09 11.40 15.01 17.32 18.45
20 18 Juli 04.16 04.26 05.45 06.09 11.40 15.01 17.33 18.45
21 19 Juli 04.16 04.26 05.45 06.09 11.40 15.01 17.33 18.45
22 20 Juli 04.16 04.26 05.45 06.09 11.40 15.01 17.33 18.45
23 21 Juli 04.16 04.26 05.45 06.09 11.40 15.01 17.33 18.45
24 22 Juli 04.16 04.26 05.45 06.09 11.40 15.01 17.33 18.45
25 23 Juli 04.16 04.26 05.44 06.09 11.40 15.01 17.33 18.45
26 24 Juli 04.16 04.26 05.44 06.09 11.40 15.01 17.34 18.45
27 25 Juli 04.16 04.26 05.44 06.09 11.40 15.01 17.34 18.46
28 26 Juli 04.16 04.26 05.44 06.08 11.40 15.01 17.34 18.46
29 27 Juli 04.16 04.26 05.44 06.08 11.40 15.01 17.34 18.46
30 28 Juli 04.16 04.26 05.44 06.08 11.40 15.01 17.34 18.46
Baca Selengkapnya ...

Persik Kediri dan Stadion "Kandang Ayam" Brawijaya

Kediri, Kediri, Kediri, Berita Seputar Kediri dan sekitarnya

Meski berstatus sebagai kandang tim Indonesia Super League (ISL), Persik Kediri, Stadion Brawijaya ternyata jauh dari harapan. Fasilitas dan kualitas Stadion kebanggaan masyarakat Kediri itu masih jauh dari layak untuk pertandingan sekelas ISL.

Akses menuju stadion sulit dijangkau kendati terletak di pusat kota. Gerbang utama stadion bahkan berada di lingkungan sekolah SMA Negeri 8 Kediri. Praktis, bila ingin masuk ke Stadion Brawijaya, penonton dan tim harus melewati gerbang sekolah. Bus pemain dan kendaraan panitia pertandingan diparkir di halaman sekolah.

Lebih jauh ke dalam kompleks Stadion yang berdampingan dengan SMA 8 Kediri, terdapat warung yang didirikan penduduk sekitar. Ada pemandangan tidak biasa. Penduduk membangun kandang Ayam tepat di bawah tribun stadion lengkap dengan tulisan 'Jangan Ambil Ayamku' di tembok samping kandang. Pemandangan tidak lazim karena biasanya bagian bawah stadion dimanfaatkan sebagai ruang sekretariat atau kantor pengelola stadion.

Fasilitas stadion yang dibangun pada 1983 itu sudah tidak memadai. Pantauan Liputan6.com, stadion mengalami kebocoran sejak pintu masuk. Kebersihan toilet pun tidak terjaga dengan baik. Tribun VIP dan ekonomi nyaris tidak ada bedanya. Kursi dibuat dari beton. Namun untuk kelas VIP beratap seng dengan pilar-pilar besi yang telah berkarat. Pagar pembatas stadion dipasang seadanya. Alhasil, stadion berkapasitas 15 ribu penonton itu tampak sebagai bangunan tua.

Seharusnya, pemandangan kusam Stadion Brawijaya ini tidak terlihat karena stadion dicat berwarna merah lengkap dengan logo sebuah produsen rokok terkenal di Kediri.

CEO baru Persik, Adi Suwono mengungkapkan, manajemen membayar Rp 2,5 juta sekali menggelar partai Persik kepada pengelola stadion, yakni Pemerintah Kota Kediri. Kandang 'Macan Putih' itu terakhir kali dipugar pada 2000. Sejak saat itu, Kandang 'Macan Putih' tidak terpelihara dan menjadi kumuh.

Adi kini masih terus berupaya melobi produsen rokok yang memasang iklan di stadion agar ikut merenovasi. Terlebih, beberapa pertandingan Persik disiarkan televisi swasta nasional. Secara tidak langsung, menurut Adi, produsen rokok itu memasang iklan gratis di televisi.

Semestinya, sponsor juga memperhatikan stadion. Musim lalu, mereka bisa membantu menyokong dana untuk Persik saat bermain di Divisi Utama. "Sekarang, saat naik kasta ke ISL, sponsor juga hendaknya ikut membantu Persik dan memugar stadion. Apalagi, beberapa pertandingan Persik disiarkan langsung melalui stasiun televisi swasta nasional," papar Adi.

Saat latihan pagi hari, skuat Persik harus berbagi lapangan dengan siswa 4 Sekolah Dasar di sekitar Stadion. Siswa sekolah memanfaatkan pinggir lapangan untuk berlatih atletik saat jam pelajaran olahraga. Lapangan pun tampak ramai dengan hiruk pikuk bocah SD. Pihak sekolah SMA 8 Kediri pun merasa, sudah semestinya lokasi pertandingan Persik digeser ke tempat lain.

"Saat Persik main menggangu jam belajar. Pertandingan memang digelar sore hari, tapi suporter telah mendatangi stadion sejak siang. Mereka duduk-duduk di sekitar sekolah. Terkadang, mereka menggangu murid perempuan," kata seorang guru SMA 8 Kediri ketika ditemui Liputan6.com.

"Biasanya, untuk menghindari sesuatu yang tidak diinginkan, kami memulangkan siswa lebih awal. Waktu pertandingan Inter Island Cup melawan Persebaya Surabaya contohnya, lingkungan sekolah sudah ramai dengan Bonek sejak pagi," dia melanjutkan.
(Liputan6.com)
Baca Selengkapnya ...

Gudang Garam Lesu, Perekonomian Kediri Terganggu

Kediri, Kediri, Kediri, Berita Seputar Kediri dan sekitarnya

Pengurangan jam kerja ribuan karyawan PT Gudang Garam Tbk memukul perekonomian Kediri. Pemerintah daerah setempat menyatakan 73 persen kekuatan ekonomi warga ditopang perusahaan rokok itu. Sejumlah pelaku usaha kecil menengah di Kota dan Kabupaten Kediri mengeluhkan turunnya usaha mereka sejak setahun terakhir. Mereka rata-rata adalah pedagang atau penyedia jasa yang menggantungkan usaha kepada para pekerja Gudang Garam.

“Toko saya setiap hari dilalui pekerja Gudang Garam,” kata Pramono, pemilik toko suku cadang dan bengkel motor di Kelurahan Mrican, Kecamatan Mojoroto, Kediri, Jumat, 17 Januari 2014. Mereka rata-rata rutin mengganti oli dan ban kendaraan setiap bulan selain melakukan perawatan mesin. Hal ini karena tingginya aktivitas para buruh pabrik rokok itu yang lalu-lalang mulai pagi hingga sore hari.

Namun, sejak penerapan pengurangan jam kerja diberlakukan, kunjungan ke toko itu menurun drastis. Beberapa konsumen menunda rencana mengganti onderdil karena turunnya aktivitas pemakaian kendaraan. “Sekarang susah membujuk mereka untuk ganti ban atau oli,” kata Pramono.

Keluhan yang sama disampaikan pemilik jasa angkutan yang setiap hari mengantar para buruh rokok ke pabrik. Ini karena sebagian besar para pekerja itu bermukim di pedesaan yang jauh dari akses transportasi umum. Selama ini, mereka menyewa kendaraan pribadi yang hanya melayani rute-rute tertentu sesuai domisili pekerja.

Juru bicara PT Gudang Garam, Yuki Prasetyo, mengatakan keluhan itu sudah ditangkap oleh manajemen sejak awal. Sebab, sudah bisa diprediksi jika sekecil apa pun aktivitas produksi perusahaan akan berdampak pada mata rantai perekonomian riil di Kediri. “Ini bisa berdampak ke mana-mana.”

Kondisi tersebut, kata Yuki, sudah pernah disampaikan secara langsung kepada Komisi IX DPR RI saat melakukan kunjungan ke Gudang Garam beberapa waktu lalu. Mereka bahkan diajak berkeliling ke Unit 8, yang banyak terdapat pasar tradisional tujuan para buruh. Pasar-pasar itu kini sepi karena menurunnya jam kerja karyawan serta anjloknya daya beli masyarakat. “Kami sempat membawa rombongan Komisi IX melihat kelesuan ini.”

Wali Kota Kediri Samsul Ashar mengatakan, pemerintah telah mengevaluasi dampak penurunan produksi pabrik itu terhadap masyarakat. Dia juga meminta jajarannya memberikan laporan periodik mengenai stabilitas ekonomi masyarakat mikro yang terkait aktivitas buruh rokok. “Nanti akan kami carikan terobosan bisnis lain jika memang sudah sangat mengancam,” katanya.

Menurut Samsul, tingkat ketergantungan Pemerintah Kota Kediri terhadap PT Gudang Garam lambat laun makin menyusut. Jika sebelumnya Bank Indonesia menyatakan ketergantungan tersebut mencapai 90 persen, Samsul menegaskan sekarang hanya 73 persen saja. Hal ini karena sebagian besar karyawan pabrik tersebut berasal dari wilayah Kabupaten Kediri. Hanya saja, karena lokasi pabriknya berada di Kota Kediri, maka keterkaitan dengan pelaku usaha lain di wilayah kota menjadi tinggi.
(sumber:tempo.co)
Baca Selengkapnya ...

19 Dari 24 Lampu Stadion Brawijaya Rusak

Kediri, Kediri, Kediri, Berita Seputar Kediri dan sekitarnya

Sebanyak 19 unit lampu Stadion Brawijaya Kota Kediri mati. Manajemen Persik Kediri sudah melapor ke Pemerintah Kota (Pemkot) setempat, tetapi belum ada pembenahan.

“Kurang lebih 19 unit lampu yang mati. Belum tahu apakah hanya rusak pada instalansinya atau harus ganti. Kita sudah melaporkan ke Pemerintah Kota Kediri, agar supaya cepat diganti,” ujar Anang Kurniawan, Manajer Persik, Sabtu (09/03/2013)

Keberadaan lampu stadion sangat penting dalam penyelenggaraan pertandingan, khususnya pada malam hari. Untung saja, jadwal home Persik selama ajang kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia, tidak ada yang berlangsung malam hari.

Terpisah, Panitia Pelaksana Pertandingan Triyono Kutut mengatakan, dalam waktu dekat akan membenahi lampu stadion yang mati. Panpel sudah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Tata Ruang Kebersihan dan Pertamanan (DTRKP) guna membahas masalah ini

"Biaya yang dibutuhkan untuk perbaikan lampu stadion cukup besar hampir mencapai setengah milyar. Jumlah lampu yang mati sebanyak 19 unit. Sedangkan perbaikan untuk satu unit lampu saja mencapai Rp 25 juta. Oleh karena itu, perbaikan lampu stadion bisa dilakukan secara bertahap,” ujar Kutut

Triono kutut menambahkan, jumlah lampu di Stadion Brawijaya saat ini ada 24. Jika yang rusak hanya bola lampunya, sebenarnya tidak membutuhkan biaya besar. Tetapi karena yang rusak termasuk rumah lampunya, biaya yang harus dikeluarkan menjadi cukup besar.
TENUN IKATKAOS KEDIRIBATIKJersey Bola
Baca Selengkapnya ...

Lomba Foto Colors Of Kediri 2013

Kediri, Kediri, Kediri, Berita Seputar Kediri dan sekitarnya
Lomba foto dengan hadiah total senilai Rp 25 juta. 15 Januari 2012 - 30 Mei 2013

Ketegori Umum
• Juara Pertama Rp 7.500.000 + Trophy dan Sertifikat
• Juara Kedua Rp 5.000.000 + Trophy dan Sertifikat
• Juara Ketiga Rp 2.500.000 + Trophy dan Sertifikat

Kategori Komunitas
• Juara Pertama Rp 2.500.000 + Trophy dan Sertifikat
• Juara Kedua Rp 1.500.000 + Trophy dan Sertifikat
• Juara Ketiga Rp 1.000.000 + Trophy dan Sertifikat
• Sepuluh hadiah pemenang favorit Kategori Komunitas berupa uang tunai @ Rp 500.000 (berdasarkan jumlah like terbanyak dan setiap komunitas diberikan kepada 2 pemenang)

WAKTU dan TEMPAT
“Lomba Foto Colors of Kediri 2013” akan dilaksanakan pada 15 Januari 2013 – 30 Mei 2013. Seluruh foto yang dilombakan adalah foto objek wisata, budaya dan seni tradisi di wilayah Kabupaten Kediri, peserta boleh mengirim foto baru ataupun foto lama dengan batas waktu paling lama diambil tahun 2009.

JURI
1. Beky Subechi
Beky Subechi adalah redaktur foto harian Jawa Pos. Mengawali karir di Surabaya Post sebagai wartawan foto pada 1995. Perjalanan karirnya di Jawa Pos dimulai pada 1997. Ikut merekam berbagai kejadian saat reformasi yang berujung pada penggulingan rezim Orde Baru pada 1998. Selain itu, pengalaman liputan olah raga tingkat internasional juga pernah dilakukan: Asian Games di Busan, Korea Selatan 2002, Final Bulutangkis Thomas dan Uber Cup 2006 di Jepang. Olimpiade Beijing, China 2006.

2. Mamuk Ismuntoro
Mamuk Ismuntoro adalah fotografer lepas yang berbasis di Surabaya. Tahun 1998-2002 menjadi fotografer harian Suara Indonesia yang kemudian menjadi Radar Surabaya.Tahun 1999 menjalani tugas pertama di daerah konflik Aceh. Akhir 2002-2007 bergabung di majalah Mossaik, dan sempat mengawaki redaksi foto di Surabaya Post pada 2009-2010. Mendapatkan beasiswa dari Panna Institute dan World Press Photo pada 2007 dan menjadi pemenang ke-2 dalam International Photo Competition (IPC) pada 2008.Blog pribadinya yang dibangun pada 2006 : Matanesia, kemudian digagas menjadi institusi resmi penyedia layanan visual. Tinggal di Surabaya, Jawa Timur.

3. Na Kula
Na Kula adalah fotografer, videographer & desainer freelance yang tinggal di Kediri. Pendiri INSOMNIUM, sebuah lembaga fotografi di Malang dan sekarang aktif dalam komunitas seni visual KANOPI di Kediri. Tahun 2009-2011 pernah bekerja di Centre for Orangutan Protection (COP), sebuah NGO perlindungan orangutan sebagai desainer & project officer di Kalteng. Pernah melakukan proyek visual & berpameran di beberapa kota di Indonesia dari tahun 2003-2010. Project fotonya pernah di muat di majalah Art Monthly Australia #244 Oktober 2011 dan majalah Visual Art edisi Februari 2012.

Untuk keterangan lebih lanjut, Hubungi :
0857 858 466 25 (Fathur Ridwan)

TENUN IKATKAOS KEDIRIBATIKJersey Bola
Baca Selengkapnya ...

Polisi Bedakan Anak Hatta Rajasa dan Afriyani ?

Kediri, Kediri, Kediri, Berita Seputar Kediri dan sekitarnya
Polisi lantang bicara ketika terjadi kecelakaan dan memakan korban jiwa. Tanpa menunggu waktu lama, polisi langsung mengumumkan status pengemudi dan menahannya. Tetapi ternyata itu tak berlaku bagi Muhammad Rasyid Amrullah, anak Menko Perekonomian Hatta Rajasa.

Sejumlah keganjilan muncul, mulai dari polisi yang saling lempar ketika ditanya sampai pria-pria misterius yang berjaga di RS Polri Kramatjati. Dan anehnya lagi, Rasyid beserta mobil BMW-nya raib. Kenapa?

Sampai hari ini pun status Rasyid masih belum diketahui. Ketika dicecar, polisi berdalih masih melakukan penyelidikan. Mereka justru mengungkapkan jika putra bungsu Hatta itu trauma dan menjalani perawatan di rumah sakit.

Bandingkan dengan kasus kecelakaan Xenia maut yang menewaskan 9 pejalan kaki dan Livina maut di Jalan Ampera Raya, yang menewaskan dua orang. Lebih parahnya lagi, untuk kasus yang sama seorang perwira polisi bisa memberi pernyataan berbeda.

Saat kasus Xenia maut, beberapa jam kemudian Kasat Penegakan Hukum (Gakkum) Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Sudarmanto mengumumkan status Afriyani Susanti sebagai tersangka. Kala itu Sudarmanto pun detail menyebut pasal-pasal yang menjerat pengemudi berbadan tambun itu.

"Afriyani Susanti kami tetapkan sebagai tersangka dan dikenakan Pasal 283, 287 ayat 5, Pasal 288, Pasal 310 ayat 1, ayat 2, ayat 3, dan ayat 4," kata Sudarmanto kala itu Minggu 22 Januari 2012.

Tetapi tidak untuk kasus anak sang menteri, Sudarmanto bermain aman untuk tidak memberikan informasi. Dia pun berlindung di balik undang-undang agar jurnalis tak terus mencecarnya. Padahal polisi sudah berjanji tak akan mengistimewakan anak Hatta.

"Masih dalam proses penyelidikan jadi kami tidak boleh memberikan informasi. Pasal 18 tentang UU Keterbukaan Informasi Publik. Di mana saat dalam penyidikan kami tidak boleh beri informasi gamblang," terang Sudarmanto kemarin.

Sudarmanto juga merahasiakan di mana mobil BMW yang dikemudikan oleh Rasyid kini berada. "Ada di suatu tempat, kenapa saya tidak bisa beri tahu, ya karena balik lagi ke Pasal 18 itu tadi," katanya.

Bahkan untuk mengungkap siapa sebenarnya Rasyid, harus corong Polri yang angkat bicara, yaitu Irjen Suhardi Alius. Padahal, dalam peristiwa kecelakaan seperti ini, biasanya polisi setingkat wilayah punya otoritas untuk mengumumkan.

Contohnya adalah kecelakaan Livina maut, secara gamblang Kasat Lantas Polres Jakarta Selatan Kompol Hindarso mengumumkan status pengemudi, tepat di hari kejadian, Kamis 27 Desember 2012.

"Sopir sudah pasti tersangka. Tadi sempat digebukin warga," kata Hindarso.

Tentu kita ingin siapa saja yang bersalah baik rakyat biasa, anak pejabat, kedudukannya harus sama di hadapan hukum. Jika memang bersalah ya harus dihukum, nyali polisi tak boleh ciut.

Hatta pun sudah meminta maaf kepada keluarga perihal kejadian ini. Ketua Umum PAN itu menyerahkan sepenuhnya kasus ini pada aparat kepolisian. Dia merasa terpukul atas kejadian yang menimpa anaknya.

"Kami serahkan sepenuhnya proses ini kepada kepolisian, saya mohon doa restu saudara sekalian agar putra kami pulih, agar dia dapat menjalani proses hukum," kata Hatta saat melakukan jumpa pers di kediamannya di Cipete, Jakarta, Selasa (1/1).
(merdeka.com)
TENUN IKATKAOS KEDIRIBATIKJersey Bola
Baca Selengkapnya ...

Workshop dan Lomba Fotografi @ STAIN Kediri

Kediri, Kediri, Kediri, Berita Seputar Kediri dan sekitarnya

WORKSHOP FOTOGRAFI
Tema : “How to be a Photographer Stage”
Pemateri : ADHI KUSUMO (Portrait&Dokumentary Photographer)
Tanggal : 10 Januari 2013
Pukul : 09.00-10.00 WIB
Lokasi : Gedung Sport Center STAIN Kediri


LOMBA FOTOGRAFI ON THE SPOT
(Lomba ini adalah praktek dari materi workshop)
Tema : “EMOTION”
Juri : ADHI KUSUMO (Portrait&Dokumentary Photographer)
Tanggal : 10 Januari 2013
Pukul : 10-11.00 WIB (Setelah Workshop dilaksanakan)
Lokasi : Gedung Sport Center STAIN Kediri
Talent : Pertunjukan Magic, Pertunjukan Dancer, dan Pertunjukan Band
Pengumpulan Foto: Setelah hunting langsung dikumpulkan berupa file kepada panitia yang sudah disediakan
Hadiah : Tropy+Uang Tunai+Sertifikat

Teknikal Meeting Workshop dan Lomba Fotografi On the Spot pada tanggal 9 Januari 2013 Pukul 09.00 Di Ruang D101 STAIN Kediri

Contact Person : 085 631 840 46 (ZUHDA)
GRATIS DAN UNTUK UMUM
(Get Sertifikat dan Snack)
TENUN IKATKAOS KEDIRIBATIKJersey Bola
Baca Selengkapnya ...

Kasus Narkoba Dominasi Kediri di 2012

Kediri, Kediri, Kediri, Berita Seputar Kediri dan sekitarnya

Kasus narkotika dan penyalahgunaan obat terlarang masih mendominasi tindak kejahatan di Polres Kediri Kota. Selama tahun 2012 ada 64 kasus dengan jumlah tersangka 178 orang.

“Pelaku kasus narkoba mayoritas merupakan para narapidana kasus yang sama. Ringannya vonis hukuman membuat pelaku tidak jera mengulangi perbuatannya,” kata AKBP Ratno Kuncoro,SIk, Kapolres Kediri Kota dalam rilis akhir tahun, Sabtu (29/12/2012).

Tersangka kasus narkoba ini juga banyak melibatkan anak-anak di bawah umur. Selama 2012 ada 14 anak-anak yang terjerat kasus narkoba. Pelaku dewasa pria 167 dan pelaku perempuan 15 orang.

Barang bukti narkotika yang diamankan terdiri 6,82 gram sabu-sabu dan 2 klip sisa sabu. Selain itu diamankan 78,69 ganja dan 3 linting rokok daun ganja.

Sedangkan psikotropika dan obat keras yang diamankan 230 butir pil xanax, 40 butir pil diazepam, 782 butir lexotan dan 447.147 butir pil dobel L. Satreskoba juga mengamankan miras terdiri 363 botol kuntul, 77 botol arak jowo, 10 botol vodka dan 14.152 liter arak jowo. Total tahun ini terdapat 107 kasus miras yang diungkap polisi.

Sementara lima kasus menonjol di Polres Kediri Kota didominasi penipuan 69 laporan, pencurian dengan pemberatan 65 kasus, pencurian biasa 47 kasus, curanmor 45 kasus dan perjudian 37 kasus.

Kasus curanmor sangat rendah pengungkapannya dari 45 laporan hanya 7 yang terungkap. Demikian pula curat dari 65 kasus hanya 9 yang terungkap.
TENUN IKATKAOS KEDIRIBATIKJersey Bola
Baca Selengkapnya ...

Semarak Tahun Baru 2013 di Simpang Lima Gumul

Kediri, Kediri, Kediri, Berita Seputar Kediri dan sekitarnya

Ikut menyemarakkan pergantian Tahun Baru 2013 dan memberikan hiburan kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri menyiapkan pesta kembang api spektakuler.

Sesuai rencana, pesta kembang api ini akan berlangsung pada, Senin (31/12/2012) malam. Acara akan dipusatkan di kawasan Monument Simpang Lima Gumul (SLG).

Pelaksana Tugas Kabag Humas Pemkab Kediri Edi Purwanto mengatakan, pelaksanaan pesta kembang api itu mulai pukul 19.00 WIB hinga pukul 02.00 WIB dini hari. Sedangkan sumber dananya tidak diambilkan dari APBD. Demi pesta rakyat ini, pemkab mengeluarkan anggaran hingga Rp 100 juta.

"Sumber dananya pesta kembang api bukan dari APBD, melainkan urunan dari satker (Satuan Kerja), para pengusaha dan juga sumbangan dari Bupati Kediri," tegas Edhi Purwanto.

Pelaksanaan pesta kembang api untuk memperingati tahun baru 2013, kata Edhi, semata-mata bertujuan untuk menumbuhkan semangat baru warga Kediri.

Selain pesta kembang api, panggung tahun baru juga akan dimeriahkan oleh cheerleader, tarian tradisional/modern, kethoprak dan beberapa band untuk menyambut datangnya tahun 2013.
TENUN IKATKAOS KEDIRIBATIKJersey Bola
Baca Selengkapnya ...

Kecelakaan Lalu Lintas di Kediri Meningkat

Kediri, Kediri, Kediri, Berita Seputar Kediri dan sekitarnya

Kasus kecelakaan lalu lintas di Kota Kediri selama tahun 2012 ini mengalami kenaikan dibanding tahun 2011. Tahun ini total ada 300 kejadian kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan 42 korban tewas.

Sementara tahun 2011 terjadi 266 kasus laka lantas dengan korban tewas sebanyak 42. Korban luka berat 24 orang dan luka ringan 367 orang.

"Dibandingkan tahun lalu, tahun ini terjadi kenaikan laka lantas sebanyak 34 kejadian," jelas Kapolres Kediri Kota, AKBP Ratno Kuncoro dalam rilis akhir tahun, Jumat (28/12/2012).

Selain itu, kerugian material juga mengalami kenaikan. Tahun 2011 kerugian material Rp 207.600.000 sedangkan tahun ini kerugian mencapai Rp 450.220.000.

Demikian pula pelanggaran lalu lintas juga mengalami kenaikan dibandingkan 2012 sebesar 4.702 kejadian. Kenaikan pelanggaran karena patroli lantas dan kegiatan razia ofensif di daerah rawan pelanggaran lalu lintas.

"Kurangnya kesadaran masyarakat juga masih rendah dalam berlalulintas," tambahnya.

Tahun lalu kasus tilang sebanyak 9.760 naik menjadi 14.462. Sedangkan teguran turun dari 2.872 menjadi 2.734.
TENUN IKATKAOS KEDIRIBATIKJersey Bola
Baca Selengkapnya ...

Foto Bugil Disebar, Guru SMP Lapor Polisi

Kediri, Kediri, Kediri, Berita Seputar Kediri dan sekitarnya

Seorang janda yang berprofesi sebagai guru SMP di Kediri harus menanggung malu yang tak terkira. Pasalnya, foto bugilnya disebar oleh kenalan barunya di jejaring sosial facebook.

Tidak terima, wanita berinisial NA (43) asal Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri itu kemudian melapor ke Polres Kediri. NA melaporkan kenalan barunya yang mengaku bernama Pandu alias Albert dan sebagai anggota polisi berdinas di Polres Palembang.

Kasubbag Humas Polres Kediri AKP Budi Nurtjahjo mengatakan, sudah menerima laporan korban dan kini tengah menyelidikinya. “Kasus itu masih dalam proses penyelidikan kami,” ujar AKP Budi Nurtjahjo, Rabu (26/12/2012).

Masih kata Budi, korban NA sudah dimintai keterangan. Selanjutnya, pihaknya akan mencari tahu keberadaan terlapor. Jika terbukti bersalah, terlapor dapat dijerat dengan UU RI No.41 tahun 2008 pasal 28 tentang pronografi.

Sesuai laporan korban ke Mapolres Kediri, kejadian itu bermula saat korban mendapatkan telpon dari seseorang pria yang anggota Polres Palembang dengan nama Pandhu, sepekan lalu. Dari perkenalan itu, korban yang berstatus sebagai PNS merasa cocok.

Korban semakin senang, setelah Pandhu mengutarakan isi hatinya bahwa dia menyukai korban. Pandhu tidak memandang status korban yang sudah menjanda. Lebih-lebih, saat pandu mengajaknya menikah, korban semakin mabuk kepayang.

Saking senangnya, korban bersedia menuruti permintaan pelaku. Termasuk mengirimkan foto telanjangnya. Foto bugil yang diambil, pada Senin (21/12/2012) malam itu dia kirimkan melalui MMS ke nomor HP pelaku.

Ternyata, foto bugil korban itu dijadikan alat pelaku melakukan pemerasan. Pelaku meminta uang tunai Rp 6 juta kepada korban. Jika korban tidak menuruti, pelaku mengancam akan menyebarkan foto itu. Batas waktu yang disediakan pelaku hanya sampai pada hari Senin (24/12/2012) pukul 12.00 WIB

Tetapi, belum sampai batas akhir, pelaku sudah mengunggah foto bugil korban ke jejaring sosial FB. Betapa malunya korban. Dia merasa harga dirinya sudah jatuh.

Akhirnya, dengan ditemani teman seprofesinya berinisial Ik (41), warga Kecamatan Kayenkidul, Kabupaten Kediri, korban memilih melapor ke Mapolres Kediri.
TENUN IKATKAOS KEDIRIBATIKJersey Bola
Baca Selengkapnya ...

Gunung Kelud Dalam Status Quo

Kediri, Kediri, Kediri, Berita Seputar Kediri dan sekitarnya

Kasus sengketa perebutan Gunung Kelud antara Pemerintah Kabupaten Kediri dan Pemkab Blitar berlanjut.

Tim majelis hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Surabaya, di Medaeng, Waru, Kabupaten Sidoarjo, menyatakan, keputusan Gubernur Jatim yang menyatakan Gunung Kelud masuk wilayah Kabupaten Kediri belum final. Artinya, Gunung Kelud masih berstatus quo atau belum memiliki status hukum terkait siapa pemiliknya.

Gubernur Jatim, Soekarwo, telah mengeluarkan SK Nomor 188/ 113/KPTS/013/2012 tertanggal 28 Februari 2012 terkait penetapan wilayah Gunung Kelud yang masuk wilayah Kediri.

Dalam sidang gugatan yang digelar Kamis (27/12/2012) siang tersebut, tim majelis hakim PTUN yang dipimpin Dani Elpah, menyatakan, tidak menerima gugatan Pemkab Blitar sebagai penggugat dengan alasan keputusan gubernur belum final. Sehingga, secara hukum belum mempunyai kekuatan eksekutorial untuk dilaksanakan di lapangan.

Sementara itu, untuk menguji kekuatan hukum SK Gubernur Jatim tersebut, pihak penggugat (Pemkab Blitar) dan tergugat (Pemkab Kediri) sepakat mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) di Surabaya.
(okezone.com)
TENUN IKATKAOS KEDIRIBATIKJersey Bola
Baca Selengkapnya ...

Petani Kediri Optimalkan Cabai Merah Jadi Manisan

Kediri, Kediri, Kediri, Berita Seputar Kediri dan sekitarnya

Sejumlah petani cabai merah besar di Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri mengoptimalkan ketersediaan cabai merah besar menjadi aneka makanan olahan seperti manisan guna memberikan nilai tambah terhadap pendapatan mereka.

"Apalagi, sampai sekarang pasokan cabai merah besar di wilayah ini sangat melimpah sehingga kami tidak khawatir kekurangan bahan baku," kata Anggota Koperasi Serba Usaha Hortijaya Kabupaten Kediri, Indra Purwati, ditemui dalam Kunjungan Wartawan Ekonomi Jawa Timur ke Klaster Cabai Merah Besar Bank Indonesia (BI), di Kediri, Minggu.

Untuk membuat manisan cabai merah besar, ungkap dia, upayanya yang baru dilakukan selama satu bulan terakhir didukung oleh belasan anggota koperasi. Mereka bisa menghasilkan satu kilogram cabai merah besar kering dari lima kilogram cabai yang dalam kondisi basah.

"Tiap satu kilogram cabai merah besar yang kering bisa menjadi tiga produk yakni sirup, selai, dan manisan. Harga jual per kemasan mencapai Rp15.000 dan jika ikut pameran dalam satu hari bisa terjual 25 kemasan," ujarnya.

Pada kesempatan sama, Ketua Umum Asosiasi Agrobisnis Cabai Indonesia Jawa Timur, Sukoco, menyatakan, penanaman cabai merah besar di Jawa Timur sangat potensial karena meluasnya ketersediaan lahan di beberapa lokasi seperti Banyuwangi, Blitar, Kediri, Malang, dan Lumajang.

"Rata-rata produksi per hari di setiap wilayah bisa mencapai 150 ton. Khusus Banyuwangi, daerah itu merupakan produsen cabai merah besar paling banyak dibandingkan empat titik lainnya," katanya.

Ia optimistis, upaya diversifikasi usaha tersebut dapat mengantisipasi segala faktor yang menyebabkan gagal panen. Bahkan, meningkatkan nilai ekonomi masyarakat di kawasan yang menjadi klaster cabai Bank Indonesia.

"Terkait beberapa hal yang mempengaruhi gagal panen, di antaranya serangan virus kuning dan serangan layu. Untuk virus kuning, sampai sekarang kasus tersebut menjadi masalah umum yang dialami petani dan selama ini belum ada yang menemukan formula khusus guna mengatasinya," katanya.

Beragam serangan terhadap tanaman cabai merah besar, tambah dia, bisa mempengaruhi harga jual cabai merah besar pada masa mendatang. Jika hari normal harganya Rp6.000-Rp7.000 perkilogram, saat cabai merah besar itu terkena serangan layu maupun virus kuning maka harganya bisa meningkat menjadi Rp15.000-Rp20.000 perkilogram.

"Mengenai luasan lahan cabai merah besar di Kecamatan Kepung, sampai sekarang mencapai 350 hektare. Bahkan, 80 persen petani telah menggunakan teknologi pembenihan hibrida sehingga berat cabai yang dipanen lebih besar menjadi antara 0,9 kilogram hingga 1 kilogram per batang," katanya. (ANT)
TENUN IKATKAOS KEDIRIBATIKJersey Bola
Baca Selengkapnya ...

Video Mesum Anak SMP Hebohkan Kediri Lagi

Kediri, Kediri, Kediri, Berita Seputar Kediri dan sekitarnya

Video mesum pelajar kembali menghebohkan masyarakat. Kali ini video mesum berdurasi 2,28 menit diperankan pelajar SMP di Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri. Adegan yang siswi berusia 14 tahun dan seorang siswa berusia 15 tahun kini ditangani Unit PPA Satreskrim Polres Kediri.

Kasubbag Humas AKP Budi Nurtjahjo membenarkan penanganan kasus video mesum yang diperankan oleh pelajar tersebut.

"Kami sudah mengamankan bukti video tersebut dalam rekaman melalui Blackberry milik pemeran laki-laki. Yang jelas beredarnya video ini membuktikan kurangnya pengawasan orang tua terhadap anak-anaknya yang menginjak usia remaja. Dalam adegan tersebut sangat jelas wajah pemerannya sehingga kami dengan cepat bisa mengungkap dan menangani perkaranya," jelas AKP Budi Nurtjahjo kepada wartawan, Jumat (14/12/2012).

Adegan itu dilakukan di sebuah kamar dengan posisi pihak perempuan berada di bawah. Kasus asusila ini terungkap setelah orang tua korban mendapat kabar dari tetangganya. Melihat anak gadisnya menjadi korban kejahatan asusila, kemudian orang tua korban lapor ke Mapolres Kediri.

Meninda lanjuti laporan orang tua korban, petugas terjun ke lapangan dan berhasil mengamankan pihak lelaki atau pelaku di rumahnya. Malam itu juga pelaku digelandang ke Unit PPA Satreskrim Polres Kediri untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Dari informasi yang diperoleh , video mesum diambil sendiri oleh pelaku laki Oktober 2012 lalu. Entah awalnya dari mana, video mesum tersebut menyebar ke
masyarakat luas terutama di wilayah Kecamatan Kepung.

Sesuai dengan kesalahannya, pelaku akan dijerat pasal 81 jo 82 UU RI No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Perempuan dan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.
TENUN IKATKAOS KEDIRIBATIKJERSEY
Baca Selengkapnya ...

Toko Obat Kuat Seks Digrebek Polisi

Kediri, Kediri, Kediri, Berita Seputar Kediri dan sekitarnya

Toko penjual aneka obat kuat serta alat bantu sex tanpa izin di Jl HOS Cokroaminoto, Kota Kediri, Jawa Timur digrebek Satreskrim Polres Kediri Kota. Dua pengelola toko Miftahul Huda (27) dan Khoirul Anam (21) keduanya warga Demak, Jateng dijebloskan sel tahanan.

Polisi menggrebek toko obat kuat dan alat bantu sex karena tidak mengantongi izin dari aparat yang berwenang. Selain itu obat-obatan yang dijual juga diragukan keasliannya. "Kami memang belum memiliki izin, karena saya masih mengurusnya," ungkap Miftahul Huda usai diperiksa penyidik Satreskrim Polres Kediri Kota, Kamis (13/12/2012).

Dijelaskan Miftahul Huda, dia sudah 10 bulan berjualan aneka jenis obat-obatan penambah stamina pria di Kota Kediri. Animo pelanggan sendiri cukup bagus karena hampir setiap hari banyak yang membelinya.

Selain menjual obat kuat pria dan wanita, Huda juga menjajakan aneka macam pil pelangsing dan krim pemutih kulit. Obat-obatan yang dijualnya berbagai jenis mulai pil, krim, salep, lotion yang diimpor dari Cina.

Kebanyakan pembeli yang mendatangi tokonya suami istri atau pria dengan usia di atas 40 tahun. Untuk perempuan kebanyakan ibu-ibu rumah tangga yang membeli krim pemutih kulit dan obat pelangsing. Hanya saja obat yang dijualnya tidak terdaftar di Depkes RI dan BP POM. Obat-obatan itu diduga diimpor dari luar negeri.

Ratusan barang bukti obat kuat berikut alat bantu sex dan krim pemutih telah disita polisi. Polisi masih mengusut pemasoknya dari Jakarta.
TENUN IKATKAOS KEDIRIBATIKJERSEY
Baca Selengkapnya ...

Pertamina Kediri Jamin Stok Bahan Bakar Aman

Kediri, Kediri, Kediri, Berita Seputar Kediri dan sekitarnya
PT Pertamina (Persero) menjamin ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Kediri Jawa Timur dan memutuskan tidak akan melakukan pembatasan BBM untuk mengantisipasi munculnya kerawanan sosial yang dipicu kelangkaan bahan bakar.

"Penyaluran BBM normal sesuai dengan kuota pemerintah, kami tidak lakukan pembatasan sambil mengantisipasi dampak sosial," kata "Sales Representatif" Pertamina Rayon VI Kediri Damba HT ditemui dalam pertemuan dengan para pengusaha SPBU di Kediri, Senin.

Pihaknya mengatakan, penyaluran BBM sampai saat ini tidak ada perubahan. Di wilayah Kediri, kuota BBM sekitar 800 ton per hari untuk premium dan selalu dikirimkan ke SPBU.

Ia mengakui, sebenarnya terjadi kelebihan kuota untuk BBM di seluruh wilayah Pertamina Rayon VI yang meliputi Kabupaten/Kota Kediri, Blitar, sampai Jombang. Kelebihan kuota itu diprediksikan hanya sekitar 2 persen untuk wilayah Rayon VI.

Namun, ia menjamin penyaluran kuota BBM itu mencukupi untuk wilayah Rayon VI. Pihaknya juga tidak menetapkan adanya pembatasan untuk BBM, terutama untuk yang bersubsidi.

"Kami mengikuti kebijakan dari pemerintah dan penyaluran sesuai dengan kuota," ucapnya.

Tentang BBM nonsubsidi seperti pertamax, Damba menyebut saat ini permintaan sudah mulai naik. Salah satu pemicunya adanya kebijakan pemerintah yang membatasi penggunaan BBM nonsubsidi terutama untuk kendaraan pegawai negeri sipil (PNS).

"Permintaan pertamax ada kenaikan sekitar 40-150 persen. Tapi, konsumsi pun juga tidak terlalu besar. Yang jelas, kami terus koordinasi dengan pemda," kata Damba.

Pihaknya juga menyebut, pertamina sudah menerima permintaan untuk penambahan tangki untuk bahan bakar nonsubsidi yang tersebar di seluruh wilayah Rayon VI, seperti Jombang ada empat SPBU, Kota Kediri ada tiga SPBU, Kabupaten Kediri ada dua SPBu, Kota Blitar ada dua SPBU, serta Trenggalek yang rencananya satu SPBU.

Ia menyebut, adanya penamabahan tangki itu tentunya merupakan investasi yang cukup baik bagi pemilik SPBU. Mereka bisa menjual untuk BBM nonsubsidi dengan selisih keuntungan yang cukup jauh dengan yang bersubsidi.

Pemerintah memang telah membuat kebijakan untuk menghentikan pengendalian pasokan BBM yang sudah berjalan satu pekan, terhitung mulai 25 November 2012. Pertamina khawatir jika kebijakan itu diteruskan akan memunculkan kerawanan sosial.

Selain itu, sejumlah SPBU di beberapa daerah di Indonesia juga sudah mulai kehabisan stok seperti di Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Jam buka SPBU juga sangat pendek, hanya 2-3 jam sehari karena stok yang sudah habis. Akibatnya, selain masyarakat kebingungan mencari SPBU, harga jual pun juga melambung tinggi sampai Rp7.500-Rp10.000 per liter.

Pemerintah sebenarnya telah menetapkan kuota di APBN-P 2012 sampai 44,04 kiloter (KL). Kuota ini sudah ditambah dengan pengajuan ke DPR sebanyak 3,43 juta KL untuk premium dan 1,11 juta KL untuk solar.

Namun, BPH Migas memperkirakan realisasi konsumsi BBM bersubsidi sampai akhir tahun bisa mencapai 45,375 KL. Jumlah itu 3 persen di atas kuota yang telah ditetapkan pemerintah 44,04 juta KL.
(ANT)
OPAK GAMBIRGaleri Kain Tenun IkatJERSEY BOLA
Baca Selengkapnya ...