Selamat Datang di Viva Persik
Info Seputar Kediri dan sekitarnya, Persik Kediri dan Persikmania

Persija : Dana Besar, Prestasi Minim

Diposkan oleh : Admin , pada 09 April 2010

Kediri Tweet This ! Kediri Share On Facebook ! Kediri Share On Google Buzz ! Kediri Add To Del.icio.us ! Kediri Share On Digg ! Kediri Share On Reddit ! Kediri Share On LinkedIn ! Kediri Post To Blogger ! Kediri Share On StumbleUpon ! Kediri Share On Friend Feed ! Kediri Share On MySpace ! Kediri Share On Yahoo Buzz ! Kediri Share On Google Reader ! Kediri Google Bookmark ! Kediri Send An Email ! Kediri Lintas Berita !

         Besarnya dana belanja pemain ternyata tidak mampu dimanfaatkan Persija Jakarta untuk mengangkat prestasinya bersaing di posisi empat besar Liga Super Indonesia (ISL) 2009/2010. Bahkan, saat ini Macan Kemayoran -julukan Persija- tercecer di papan tengah yakni di posisi sembilan.
        Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) pemerintah provinsi (pemprov) DKI Jakarta yang digelontorkan untuk Persija terbilang tidak sedikit. Untuk tahun 2010 saja, Macan Kemayoran mendapat anggaran Rp25 miliar atau naik dari tahun 2009 yang hanya dialokasikan Rp20 miliar.......
        “Tahun ini kita memang ada peningkatan, hanya saja pencairannya bertahap,” kata Asisten Manajer Persija Fery Indrasyarief di Jakarta, Senin (5/4/2010).
        Berdasarkan data yang diolah PT Liga Indonesia (LI), dari total anggaran tersebut, Persija menggunakan sekitar 60% atau Rp14,675 miliar untuk belanja pemain, termasuk mendatangkan Firman Utina, Emalue Serge dan Toure Papa Abdoe pada musim transfer pertengahan musim ini.
        Anggaran belanja pemain tersebut tergolong fantastis dibandingkan klub-klub lain di LSI. Bahkan, dana yang digelontorkan klub berkostum oranye ini termasuk dua besar di bawah Persisam Samarinda dalam urusan belanja pemain......
         Namun, pelatih Persija Beny Dollo berdalih belanja pemain timnya tidak ada yang istimewa sehingga tidak memerlukan dana besar. “Kita lihat kan pemain yang didatangkan biasa-biasa saja. Saya pikir itu jangan dibesar-besarkan,” kata pria yang akrab disapa Bendol ini.
         Bandingkan dengan tim-tim beranggaran kecil dan menengah. Meski tidak jor-joran membelanjakan pemain, namun mampu menggenjot prestasi klubnya. Sebut saja Persib Bandung yang hanya menganggarkan Rp12,25 miliar untuk mendatangkan pemain.
         Namun, prestasi tim berjuluk Maung Bandung ini tergolong bagus karena terpelihara di posisi empat besar. Bahkan belanja pemain Persiba Balikpapan yang saat ini menempati runner up klasemen sementara hanya Rp9,9 miliar, jauh lebih kecil dibandingkan Persija.
        Manajemen mengklaim, jor-joran dana yang digelontorkan untuk belanja pemain semata-mata untuk mengangkat prestasi klub kebanggaan ibukota tersebut sehingga mampu bersaing di level elit LSI. Sayangnya, hal ini tidak berbanding lurus dengan prestasi yang ditorehkan.
        Di musim ini, Persija tidak sekalipun merasakan posisi tiga besar. Prestasi terbaiknya adalah masuk jajaran empat besar. Itupun tidak bertahan lama, selanjutnya Bambang Pamungkas dkk kembali terlempar dari posisi bergengsi tersebut.
        Artinya, bicara target juara LSI musim ini sepertinya hanya mimpi di siang bolong. Bahkan, buntut kemenangan walk out (WO) Persiwa Wamena 3-0, hasil imbang dengan Persib Bandung 2-2 dan Persebaya 0-0, serta dipecundangi tim degradasi Persik Kediri 2-1, membuat posisi Macan Kemayoran harus puas di posisi sembilan. Hasil ini sedikit lebih baik mengingat di awal musim Persija sempat berada di zona degradasi.
        Meski posisi Persija terlempar dari level elit, namun Benny tetap optimis hingga akhir musim anak asuhnya mampu bersaing di papan atas, meski dengan perjuangan yang sangat pesat. Kehilangan poin yang terjadi pada Persija belakangan ini lebih disebabkan faktor non teknis, seperi kekalahan WO dan kepemimpinan wasit yang berpihak pada tim lawan saat lawan Persik Kediri.
       Bahkan, akibat aksi korps berbaju hitam yang tidak fair ini, pihaknya melayangkan surat protes ke Komisi Disiplin (Komdis) Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI). “Akibat ulah wasit kami kalah dari Persik, untuk itu kami ajukan keberatan ke Komdis,” tegasnya.
( sumber : tangerangonline ) Kediri
99out of 100 Review of : VivaPersik Jumlah Voting : 9999 Orang. Kediri Kuliner Prediksi Bola Jersey

Artikel Lain Tentang :